Validitas dalam PTK

Menurut Sanjaya (2009:41) makna validitas dalam PTK berbeda dengan validitas pada penelitian formal misalnya penelitian kuantitatif. Pada jenis penelitian ini validitas lebih ditekankan pada keajekan alat ukur sebagai instrumen penelitian. Pada PTK validitas itu adalah keajekan proses penelitian seperti yang disyaratkan dalam penelitian kualitatif. Kriteria validitas untuk penelitian kualitatif adalah makna langsung yang batasi oleh sudut pandang peneliti itu sendiri terhadap proses penelitian. Menurut Burn (dalam Sanjaya 2009:41-43) ada 5 jenis validitas yang dapat diterapkan untuk menentukan keajekan pelaksanaan tindakan, yaitu:

  1. Validitas Demokratik

PTK adalah penelitian yang bersifat kolaboratif. Artinya dalam proses penelitian melibatkan kelompok-kelompok tertentu ang terlibat, misalnya melibatkan guru itu sendiri sebagai subjek penelitian, ahli pendidikan dari LPTK, guru lain sebagai mitra, siswa itu sendiri dan lain sebagainya. Validitas demokratik adalah validitas yang berkenaan dengan keajekan peran yang diberikan setiap kelompok yang terlibat serta berbagai saran dan pertimbangan yang diberikan oleh kelompok yang terlibat tersebut berkaitan dengan perlakuan atau tindakan yang dilakukan oleh peneliti, yaitu guru itu sendiri serta pengaruh-pengaruh yang ditimbulkannya. Salah satu syarat untuk timbulnya validitas demokratik adalah keterbukaan guru sebagai pelaksana PTK. Guru perlu menerima berbagai masukan dan saran yang diberikan oleh setiap orang yang terlibat. Lebih dari itu, guru perlu mendorong agar setiap orang bicara mengemukakan pandangan dan penilaiannya secara bebas. Melalui keterbukaan dari setiap orang yang terlibat, memungkinkan keajekan proses penelitian akan terjamin.

  1. Validitas Hasil

PTK adalah penelitian yang menekankan pada perbaikan proses pembelajaran untuk menghasilkan pencapaian tujuan yang lebih maksimal. Validitas hasil adalah validitas yang berkenaan dengan kepuasan semua pihak tentang hasil penelitian. PTK adalah penelitian yang membentuk siklus. Oleh karena itu, validitas hasil juga ditandai dengan munculnya masalah baru setelah terselesaikan suatu masalah yang menjadi focus penelitian.

  1. Validitas Proses

Validitas ini berhubungan dengan proses tindakan yang dilakukan oleh guru. Guru akan mampu melaksanakan tindakan manakala memiliki pemahaman yang memadai tentang alternative tindakan yang ditentukan. Pemahaman itu akan membekali guru dalam melaksanakan tindakan yang diperlukan. Oleh karena itu, sebelum melaksanakan tindakan, guru perlu mengkaji konsep-konsep baik secara teoritis maupun secara praktis yang berkaitan degan alternative tindakan. Di samping itu, validitas proses juga berhubungan dengan kemampuan guru dalam proses pengumpulan dan analisis data, misalnya kemampuan melakukan observasi, kemampuan membuat catatan lapangan, kemampuan mendeskripsikan dan memetakan data yang terkumpul. Kemampuan ini dapat mempengaruhi proses dan kualitas penelitian.

  1. Validitas Katalik.

Validitas ini berkaitan dengan cara dan peran guru sesuai dengan tindakan yang dilakukan untuk memecahkan masalah. Validitas katalik ditentukan oleh setiap orang yang terlibat untuk terus-menerus memperdalam pemahamannya baik secara teoritis maupun praktis yang berkaitan dengan tindakan yang dilakukan guru atau peneliti. Validitas katalik sangat diperlukan dalam PTK, sehubungan dengan perlunya penerapan hal-hal baru dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, validitas katalik erat kaitannya dengan proses pembaharuan.

  1. Validitas Dialogis

Validitas ini berkaitan dengan upaya untuk meminimalisir unsure subjektivitas baik dalam proses maupun hasil penelitian. Validitas dialogis dilakukan dengan meminta teman sejawat untuk menilai dan memberi pandangan tentang tindakan yang dilakukan guru untuk memperbaiki proses pembelajaran. Validitas dialogis ditentukan oleh kemampuan guru sebagai peneliti untuk melakukan dialog secara kritis khususnya dengan teman sejawat untuk memberikan kritikan terhadap tindakan yang telah dilakukannya.

Sumber :

Sanjaya, Wina. 2009. Penelitian Tindakan Kelas. Cetakan kelima. Jakarta: Kencana Prenadamedia Group.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: